Pameran Santripreneur

Produk Al Amin Dumai Hadir di Festival Islam Kepulauan Den Haag Belanda 18-19 Mei 2024

Puncak Kegiatan Festival Islam Kepulauan yang diselenggarakan Oleh PCI NU Belanda di Den Haag

Adapun persiapan yang dilakukan diantaranya koordinasi tingkat daerah bersama Walikota Dumai melalui Sekda, Danlanal Dumai, GM Pertamina RU II Dumai, khusus Kemenag, MUI, BSI dan BRKS, Ormas NU di semua tingkatan, tingkat Wilayah bersama Gubernur Riau melalui Asisten 2 dan Dinas terkait, Bank Indonesia di KPwBI dan DEKS serta beberapa Perguruan Tinggi, sesama UKMK Sawit dan tokoh masyarakat. Terutama koordinasi intens dengan pihak BPDPKS, PCI NU Belanda, Panitia Festival Islam Kepulauan, Kedutaan Belanda Perwakilan Untuk Indonesia, dan KBRI Den Haag Belanda serta Bea CukaiCukai menjelang keberangkatan.

Membuat video bersama Kominfotik Dumai dan Kominfotik Riau dan bersama Dispora Dumai membawa tanjak khas budaya Riau. Menyiapkan 50 godybag untuk diserahkan ke pengunjung dan doorprize di agenda 2 hari pasar desa dan untuk booth. Mengurus Visa ke Belanda ke Kuningan City tanggal 7 dan 8 Mei 2024. Membuat 2 jenis kaos untuk dipakai diwaktu keberangkatan dan kepulangan

Di sela-sela pameran, beberapa pesan penting akan dikampanyekan:

1. “Sawit adalah Pilar Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan”

2. ”Kreatif, Kerja Keras dan Disiplin menjadikan Sawit Zero Waste”

3. “Limbah Sawit Membawa Berkah Menuju Mandiri Pupuk dan Pangan Sehat”


Ajang Pameran Santripreneur Sawit Kopontren Al Amin Dumai di Festival Islam Kepulauan di Den Haag 18-19 Mei 2024 selain membuka peluang pasar global ke Eropa dan Jaringan kerjasama. Kegiatan ini telah menjadi sebuah persembahan istimewa hasil kerjasama PCI NU Belanda, KBRI Den Hag, Kopontren Al Amin Dumai yang didukung oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit ( BPDPKS ) yang menghasilkan fungsi Promosi Produk Asli Indonesia di mata dunia Internasional, membawa nilai positif kebaikan Sawit dan produk turunannya, juga nilai-nilai ekonomi syariah secara kolaborasi dalam mengembangkan kearifan lokal dan mengenalkan nilai ekonomi, sosial dan edukasi melalui lembaga pendidikan Pesantren Islam Kepulauan di Indonesia. Kegiatan ini juga menggerakkan komunitas orang Indonesia di Belanda dari berbagai latar belakang ikut memperkenalkan produk Santripreneur Sawit Kopontren Al Amin Dumai bersama ekosistemnya dan berbagai produk-produk turunan sawit serta kebaikannya. Kegiatan ini melahirkan banyak nilai positif dan menjadi simbol kerjasama dan keberagaman, memancarkan wajah inklusif Islam di Nusantara.

Sejak diluncurkan oleh Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin pada 1 Oktober 2020, Program Santripreneur Sawit telah melibatkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan pesantren. Hingga kini, 75 pesantren di Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan telah siap bermitra disektor hilirisasi produk turunan sawit. Event-event BPDPKS seperti gebyar UKMK Just Sawit sangat bermanfaat untuk meningkatkan literasi, jaringan sinergi, dan kerjasama bagi UKMK berbasis sawit.

Berdasarkan hasil dan pengalaman selama mengikuti kegiatan Pameran Santripreneur Sawit di Puncak festival Islam Kepulauan ini, hal ini sangat positif dan membawa dampak keberlanjutan bagi pengembangan yang sudah ada dan nilai positif yang perlu terus disebarluaskan. Selain itu hal ini juga membuka peluang pasar, terkhusus untuk 5 Komoditi ( Coklat Sawit dari minyak merah dan 4 Makanan yang diolah dari minyak kelapa sawit ; keripik singkong pedas, keripik pisang, keripik tempe dan kue bawang ) dan beberapa kerajinan lidi sawit.

Untuk itu ada beberapa rekomendasi untuk kegiatan mendatang yang kami tujukan kepada BPDPKS dan pihak pihak terkait adalah :

  • Kegiatan Pendampingan Produk Santripreneur Sawit Go Global Ekspor ke Eropa : Kegiatan ini diawali ada FGD antara Santripreneur Sawit Kopontren Al Amin Dumai, BPDPKS, Atase Perdagangan KBRI Den Haag Belanda dan salah perguruan tinggi yang siap mendampingi mulai Agustus-Oktober 2023 untuk menyiapkan segala tahapan ekspor produk Santripreneur Sawit. Pelaksanaan Ekspor November-Desember 2024
  • Kegiatan Talkshow dengan tema : Sosialisasi Pengembangan Produk Sanitasi dan Kosmetik Berbahan Sawit Potensial di Kalangan Santripreneur Mendukung Penguatan Industri Halal untuk Kebutuhan Antar Pesantren dan Pasar Domestik : Melibatkan Pengurus Hebitren Wilayah se-Sumatra dan 5 Pesantren terpilih dari setiap Provinsi yang dilaksanakan di bulan Hari Santri, bulan Oktober 2024.
  • Forum Group Discussion ( FGD) Rumah Produksi Bersama Pabrik Mini Kelapa Sawit Santripreneur Kopontren Al Amin di Pondok Pesantren Azam Insan Darussalam ( Yazid ) Kabupaten Rokan Hulu Riau : Produk-produk makanan berbahan sawit Santripreneur Al Amin Dumai baik untuk coklat sawit dan rawon yang membutuhkan minyak merah sawit seringkali kesulitan mendapatkannya. Sehingga dalam hasil rapat jumat 14 Juni 2024 menyepakati untuk mengajukan adanya Pabrik Mini Kelapa Sawit Kopontren Al Amin yang ditetapkan lokasinya di Pondok Pesantren Anggota yaitu Ponpes Yazid yang ada di Rokan Hulu.

Nama Proyek