Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai Hadir di EXPO Kemandirian Pesantren UIN Suska Riau Sempena Hari Santri 2025: Mendorong Kemajuan Potensi Kearifan Lokal Pesantren Sektor Pertanian dan Sawit Menuju Kemandirian Ekonomi yang Berkelanjutan

Berita Santripreneur Riau – Pondok Pesantren Al Amin Dumai melalui BUMPES Koperasi Produsen Pondok Pesantren ( Kopontren ) Al Amin Kota Dumai yang merupakan Koperasi Primer Provinsi Riau ini hadir pada Event Expo Kemandirian Pesantren Sempena Hari Santri Tahun 2025 di UIN Suska Riau pada Rabu-Kamis (29-30/10/2025). Hadir Nyai Muqni’ah Assa’idah, S.Pd.I dan Ustadzah Nur Anisah, SP yang merupakan pengelola kegiatan usaha Pesantren Al Amin Dumai di Koperasi Produsen juga guru di Jenjang Wustha/SMP dan Aliyah/SMA Pondok Pesantren Al Amin Dumai.

Booth Al Amin Dumai menampilkan aneka produk kearifan lokal berbasis pertanian dan perkebunan sawit serta hilirirasinya dengan berbagai produk dan olahan. Ada produk olahan makanan dengan mengenalkan manfaat besar dari minyak goreng sawit untuk kesehatan, produk coklat sawit, rawon sawit, aneka keripik, aneka kerupuk, sabun dan kosmetik, kerajinan lidi sawit, butternut pumkin jacqueline diantara hasil budidaya Poktan Ihyaul Ardhi Al Amin Dumai, menyediakan baglog jamur tiram bagi pesantren dan warga yang ingin budidaya jamur tiram, limbah sawit untuk media tanam dan pupuk kompos serta promosi mengajak untuk penggunaan QRIS transaksi non tunai.

Khusus produk sabun dan kosmetik berbahan sawit adalah produk kolaborasi pesantren anggota Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin yang merupakan koperasi primer Provinsi Riau, dengan melibatkan tiga pesantren, yaitu Al Amin Dumai, Azam Insan Darussalam ( Yazid ) Rokan Hulu dan Al Majidiyah Rokan Hilir. Beberapa Produk Olahan tersebut juga telah menjadi produk unggulan Kota Dumai oleh BRIDA Dumai sejak tahun 2024 lalu.

Kyai W. Zainal Abdidin mengatakan bahwa Al Amin Dumai hadir dengan niat mengajak semua pihak baik kalangan pesantren maupun pihak UIN Suska Riau serta pengunjung yang hadir untuk menjalin sinergi dan kolaborasi dalam upaya memaksimalkan keberadaan potensi pesantren baik SDA maupun SDM yang ada sehingga mampu mendorong Kemajuan Potensi Kearifan Lokal Pesantren Sektor Pertanian dan Sawit dengan pengembangan yang berbasis ekonomi dan keuangan syariah menuju kemandirian ekonomi yang Berkelanjutan. Hal ini selaras dengan amanat UU Pesantren Nomor 18 Tahun 2019 bahwa salah satu peran dan fungsi pesantren adalah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menjadi tuan rumah pelaksanaan Event Expo Kemandirian Pesantren yang diikuti oleh 35 Pondok Pesantren Penerima Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren sejak tahun 2021 hingga 2025 yang totalnya ada 45 Pondok Pesantren se-Riau. Kegiatan berlangsung di Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau.

Acara ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional serta menjadi ajang mempererat silaturahmi antarpesantren di Riau. Selain menampilkan pameran hasil karya dan produk unggulan pesantren, kegiatan ini juga diisi dengan kompetisi pidato Bahasa Arab yang menampilkan kemampuan retorika dan kebahasaan para santri.

Rektor UIN Suska Riau, Yang diwakili Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Prof. H. Raihani M.Ed. P.hD dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap event tersebut dapat menjadi wadah untuk menampilkan potensi dan kemandirian pesantren, sekaligus memperkuat peran santri dalam pengembangan ekonomi dan kebudayaan Islam di Riau.

“Pesantren bukan hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat. Melalui expo ini, kita ingin menunjukkan bahwa pesantren mampu mandiri dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau menambahkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat mendorong pesantren untuk terus berinovasi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan mutu pendidikan.

Selain Event Expo Kemandirian Pesantren diselenggarakan juga Lomba Pidato Bahasa Arab. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan peserta. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta terhadap Bahasa Arab di kalangan santri.

Dengan semangat Hari Santri Nasional, UIN Suska Riau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan yang mendorong kemajuan pesantren dan penguatan karakter santri di Provinsi Riau.

Apel Peringatan Hari Santri Kota Dumai 2025

Berita Santri Dumai- Dewan Penasehat Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Dumai, yang juga Ketua FKPP Kota Dumai Periode 2016-2024, Kyai W Zainal Abidin, S.Pd.I., M.Pd, menghadiri Upacara Hari Santri Nasional (HSN) Tingkat Kota Dumai Tahun 2025 di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Jalan H.R. Soebrantas, Teluk Binjai, Rabu (29/10/2025) pagi.

Hari Santri Kota Dumai Tahun 2025 dilaksanakan oleh FKPP Kota Dumai dengan 2 agenda kegiatan, Jalan Santai yang dilaksanakan Sabtu, 25 Oktober 2025 dan Apel Peringatan Hari Santri disertai Penampilan Seni Santri Kota Dumai pada hari ini Rabu, 29 Oktober 2025. Hadir dari Kemenag Dumai, H. Alfian didampingi Ketua DWP Kemenag Dumai Neny Suharni Sofyan dan Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Januarizal, Jajaran Forkopimda, hadir juga Ketua BNN Dumai AKBP Sasli Rais, Baznas Kota Dumai, Ustadz Totok Mulyadi dan tamu undangan lainnya.

Upacara yang mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Dumai H. Paisal, yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan Pidato Resmi Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Santri 1447 Hijriyah.

Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri seluruh unsur Forkopimda, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Dumai, tokoh agama, ribuan santri, serta berbagai elemen masyarakat. Suasana penuh semangat nasionalisme dan religius tampak mewarnai jalannya peringatan Hari Santri Nasional tahun ini.

Pada kesempatan tersebut Kakan Kemenag Dumai H. Alfian usai kegiatan apel menyampaikan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk mengenang perjuangan para santri yang menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kemerdekaan Indonesia.

Kyai W Zainal Abidin yang juga Pimpinan Ponpes Al Amin Dumai menyampaikan bahwa sudah saatnya negara dan semua pihak ikut hadir dan bersama santri dan pesantren bergandengan tangan.

“Santri dan Pesantren adalah aset berharga bangsa Indonesia, keberadaanya sangat besar memberikan kontribusi kepada masyarakat dan negara. Peringatan Hari Santri di Kota Dumai dilaksanakan sejak tahun 2016 di Kota Dumai dengan tujuan agar menjadi pengingat akan peran besar santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang damai, memperkuat persatuan bangsa, dan meneguhkan semangat kebangsaan,” tegas Kyai W Zainal yang juga sebagai Rois Jatman Wustha Riau ini.

Lebih lanjut, Kyai W Zainal Abidin menyampaikan diera mengisi kemerdekaan ini pentingnya tiga nilai yang harus dimiliki santri yang nantinya akan menjadikan santri mampu berperan besar dalam memajukan bangsa. Pertama, santri harus terbiasa dengan gerak cepat merespon hal-hal baik untuk mamajukan lingkungannya, kedua, jika mendapatkan amanah dilaksanakan dengan baik dan cepat, ketiga, tidak mudah terprovokasi hal-hal negatif yang akan merugikan diri dan orang lain.

“Peringatan Hari Santri ini selain menjadi ajang silaturahmi antar komponen anak bangsa dan momen kembali bagi santri untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi mengangkat potensi kearifan lokal, mengingat masih banyak tugas mulia santri untuk memajukan masyarakat, agama, bangsa dan negara,” ujar Kyai W Zainal Abidin yang juga selaku Wakil Ketua Umum Forum Ekonomi Pesantren Indonesia ( FEPI ) ini menutup keterangannya.

Keluarga Besar Ponpes Al Amin Dumai Ikut Mensyiarkan Santri Sehat dengan Hadir Aktif Dalam Agenda Jalan Santai Hari Santri Kota Dumai Tahun 2025

Dumai, Berita Utama – Perhelatan Jalan Santai Peringatan Hari Santri Kota Dumai Sabtu, 25 Oktober 2025 diikuti oleh Keluarga Besar Pondok Pesantren Al Amin Dumai dengan penuh semangat dan aktif.

Santri Pondok Pesantren se-Kota Dumai Antusias Mengikuti Jalan Santai Hari Santri 2025

Dumai, Berita Utama – Perdana diadakan Kegiatan Jalan Santai sempena pada peringatan Hari Santri oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren ( FKPP ) Kota Dumai yaitu pada Harlah Hari Santri Tahun 2025 yang dilaksanakan pada sabtu, 25 Oktober 2025 kemaren. Kegiatan jalan santai tersebut dimulai dari depan Polres Dumai dan berakhir di halaman Masjid Dumai Islamic Center.

Ketua FKPP Dumai Kyai Rofiq beserta Sekretaris Kyai Nurdiyanto serta beberapa Pimpinan Pondok Pesantren termasuk Kyai W Zainal Abidin dan Kyai Rahmat Afifi selaku di Jajaran Dewan Pembina hadir di event tersebut. Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai H. Alfian didampingi Ketua DWP Kemenag Dumai Neny Suharni Sofyan dan Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam (Pendis) Januarizal, menghadiri sekaligus secara resmi membuka kegiatan Jalan Santai dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025 Tingkat Kota Dumai. Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Protokol Jenderal Sudirman pada Sabtu, (25/10/2025) tersebut berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta dari Pondok Pesantren (Ponpes) se-Kota Dumai.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Dumai H. Alfian menyampaikan bahwa Hari Santri bukan sekedar peringatan tahunan, tetapi momentum untuk meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan membangun peradaban. Tahun ini, peringatan Hari Santri mengusung tema, Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.

Sebagai Salah Satu Jajaran Dewan Pembina, Kyai W Zainal Abidin mengatakan sudah saatnya Pemerintah hadir untuk memaksimalkan keberadaan pesantren yang memiliki jasa besar kepada bangsa dan negara ini.

“Masa Menjelang kemerdekaan dan setelah kemerdakaan jelas tercatat dalam sejarah santri memiliki peran besar terhadap eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia”, jelas Kyai Zainal.

Ia juga menambahkan bahwa tahun 2025 ini bentuk perhatian pemerintah saat ini sangat luar biasa dengan disetujui adanya Direktur Jenderal Pondok Pesantren di Kementerian Agama RI oleh Presiden Prabowo bertepatan pada puncak peringatan hari santri pada tanggal 22 Oktober 2025 ini.

kegiatan jalan sehat ini menjadi simbol gerak bersama menuju masyarakat yang sehat, Tangguh, dan berkarakter, sejalan dengan semangat santri yang berjuang tanpa pamrih demi kemajuan bangsa

“Tubuh yang sehat melahirkan jiwa yang kuat. Semangat santri harus terus hidup dalam diri kita dan seluruh masyarakat Kota Dumai”, tambahnya

Melalui momentum Hari Santri tahun ini, Kementerian Agama Kota Dumai meneguhkan komitmen untuk terus menanamkan nilai-nilai santri dalam setiap aspek kehidupan, bekerja dengan ikhlas, berjuang dengan disiplin, dan mengabdi dengan penuh cinta tanah air.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kebersamaan. Usai acara utama, panitia menggelar pengundian door prize dengan berbagai hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta

Ponpes Al Amin Ikut Mendorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Berbasis Sawit

sawitsetara.co – JAKARTA – Benar bahwa Pondok Pesantren (Ponpes) tidak hanya mengajarkan ilmu agama dan akademis saja tapi juga mengajarkan ilmu budidaya dan ekonomi. Hal ini dilakukan agar para santri setelah lulus dapat hidup mandiri baik secara ekonomi atapun agama, diantaranya seperti yang dilakukan oleh Ponpes Al Amin melalui Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai.

“Jadi kita tidak hanya mengajarkan ilmu agama dan akademisi tapi juga bagaimana melakukan budidaya kelapa sawit secara good agricultural practices (GAP). Bahkan kita juga mengajarkan bagaimana mengolah produk turunan sawit seperti anyaman, aneka makanan ringan (snack) dari sawit,” kata Kyai Zainal Abidin, Kepala Ponpes Al Amin, kepada sawitsetara.co (22/10/2025).

Ttidak hanya itu, lanjut Kyai Zainal, Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai juga memproduksi sabun dan kosmetik. Bahkan produk sabun dan kosmetik yang berbahan baku sawit memiliki pangsa pasar besar di pasar regional ASEAN terkhusus pangsa pasar domestik. “Tingginya permintaan sabun dan kosmetik berbahan baku sawit karena jika digunakan produk tersebut lebih adem (dingin),” kata Kyai Zainal.

Sehingga dalam hal ini Ponpes terus mengembangkan produk-produk turunan dari sawit sebagai salah satu program prioritas Santripreneur Sawit Al Amin Dumai dan Pesantren serta UKMK Mitra sekitar Pesantren yang sudah menjalin kolaborasi.

Bahkan didalam Undang-Undang (UU) Pesantren Nomor 18 tahun 2019 juga dijelaskan tujuan didirikan pesantren adalah untuk memberikan jaminan fungsi-fungsi pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Secara khusus, UU ini bertujuan untuk membentuk individu yang unggul dan berakhlak mulia yang memahami dan mengamalkan ajaran agama, sekaligus berilmu, mandiri, dan memiliki keterampilan untuk membangun bangsa.

“Melalui UU tersebut kita jalankan fungsi dari didirikannya pesantren diantaranya melalui produk-produk Santripreneur Sawit,” jelas Kyai Zainal.

Kyai Zainal menambahkan Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai bahwa pihaknya juga membangun kolaborasi yang melalui Pondok Pesantren jaringan Hebitren Indonesia yang di inisiasi lahirnya oleh Bank Indonesia dan kolaborasi melalui Forum Ekonomi Pesantren Indonesia yang lahir diinisiasi oleh Kementrian Agama yang anggotanya memiliki jaringan nasional.

Meski begitu, Kyai Zainal mengakui ada beberapa tantangan yang harus dibenahi. Diantaranya untuk produksi sabun dan kosmetik masih membutuhkan cost besar karena masih manual belum secara mekanisasi.

“Lalu dukungan kemudahan perijinan produk sabun dan kosmetik dengan merek Santripreneur sawit juga menjadi prioritas kita diakhir tahun 2025 ini,” harap Kyai Zainal.

Selain itu, lanjut Kyai Zainal, kreatif di packaging produk Santripreneur Sawit juga masih perlu dukungan bantuan pengadaan alat/mesin pendukung untuk produksi sehingga bisa memudahkan produksi dan HPP (harga produksi produk) siap bersaing.

Kyai Zainal berharap program-program baik yang telah dijalankan oleh ponpes bisa di kolaborasikan oleh seluruh kementerian atau badan pemerintah. Sebab saat ini baru beberapa kementerian atau badan yang mendorong program ponpes.

Sebab harus diakui bahwa ponpes tidak hanya mengajarkan ahlak yang baik tapi juga memberikan edukasi kepada santri agar dapat mandiri setelah lulus. ”Kita berharap lembaga pemerintah bisa satu suara untuk mendukung ponpes. Ponpes tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tapi juga ilmu entrepreneur,” harap Kyai Zainal.

Selain itu, lanjut Kyai Zainal, pihaknya juga sedang berjuang untuk membangun pabrik kelapa sawit (PKS) mini disekitar ponpes. Hal ini dilakukan agar tandan buah segar (TBS) milik ponpes dan milik masyarakat disekitar ponpes bisa langsung diolah dan dapat menciptakan nilai tambah bagi ponpes dan masyarakat sekitar.

“Kita sedang berusaha untuk membangun PKS mini dan pabrik minyak goreng yang skala UMKM (usaha mikro kecil dan menengah). Tujuannya untuk memberikan nilai tambah bagi ponpes dan masyarakat serta mendorong ketahanan pangan,” pungkas Kyai Zainal.

Ponpes Al Amin Dumai Hadir di Hari Santri 2025 Provinsi Riau di Kuantan Singingi

Dumai, Selasa, 21 Oktober 2025 – Pelepasan Pemberangkatan Santri FKPP Dumai Menuju Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuansing Bersama *Wakil Wali Kota Dumai Bapak H. Sugiyarto_ ( Perwakilan Pengurus, Santri Wustha/SMP dan Aliyah/SMA Pondok Pesantren Al Amin Dumai) Selasa Pagi, 21 Oktober 2025 di Halaman Masjid Dumai Islamic Center. Pimpinan Pondok Pesantren Al Amin Dumai hadir di event istimewa tahunan tersebut diwakili oleh Wakil Pimpinan Al Ustadz Arifat Nukman Hakim.

Program Ziswaf ( Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf ) Pondok Pesantren Al Amin Dumai

Dumai, Senin, 13 Oktober 2025 – Ketua UPZ Musholla Ponpes Al Amin Dumai, Ustadz Arifat Nukman Hakim menyampaikan bahwa berdasarkan laporan dari pihak keuangan Pondok Pesantren Al Amin Dumai bahwa untuk berjalannya kegiatan operasional pendidikan, kegiatan dakwah dan kegiatan pemberdayaan ekonomi yang ada di Pondok Pesantren Al Amin Dumai dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar semua kegiatan tersebut sebagaimana fungsi dan peran pesantren yang termaktub dalam UU Pesantren Nomor 18 Tahun 2019 dapat berjalan dengan baik dan berdampak untuk memajukan generasi muda yang berkwalitas dan masyarakat yang lebih baik serta maju.

Info Program dapat menghubungi Call WA 081378304962 Email : ponpesalamindumairiau@gamil.com

Program Bahagia Santri Dhu’afa UPZ Musholla Pondok Pesantren Al Amin Dumai

Dumai, Senin, 13 Oktober 2025 – Program ini diperuntukkan untuk 4 Santri pada semester ganjil 2025-2026 ( Juli – Desember 2025 ). Adapun 2 Santri tingkat Wustha/SMP tersebut atas nama Muhammad Izhar kelas IX kode PBSD003 dan Rahmat Revan Ginting kelas IX kode PBSD001, sedangkan untuk 2 Santri tingkat Aliyah/SMA Pondok Pesantren Al Amin Dumai atas nama Riyan Pratama kode PBSD004 dan Siti Rahwayu kode PBSD002.

Al Amin Dumai Mengucapkan : ‘Selamat dan Barokah Kepada Presiden Prabowo Subianto Atas Karunia Usia ke-74 Tahun Untuk Terus Memimpin Indonesia Lebih Baik dan Maju’

Ponpes Al Amin Dumai, Jum’at, 17 Oktober 2025 – Kyai W Zainal Abidin Pimpinan Pondok Pesantren Al Amin Dumai Riau, Ketua Hebitren Riau, Rois Jatman Wustha Riau, Waketum Forum Ekonomi Pesantren Indonesia dan Koordinator dan Penggerak Santripreneur Sawit Indonesia beserta seluruh Guru, Pegawai, Santri dan Jajaran Pengurus Mengucapkan “Selamat dan Barokah Kepada Presiden Prabowo Subianto Atas Karunia Usia ke-74 Tahun Untuk Terus Memimpin Indonesia Lebih Baik dan Maju”

Tas Tradisional Nusantara Santripreneur Sawit Kopontren Al Amin Dumai Riau Indonesia

Aneka Tas Tradisional Produk Inovasi dan Kreatif serta Kemitraan Santripreneur Sawit Indonesia Kopontren Al Amin Dumai. Ada 3 Macam Tas Tradisional Santripreneur Sawit ; Model TN S29, TN S27 dan TN S21. Sinergi Pesantren, Santri, Alumni dan Masyarakat Sekitar Pesantren Go Green Economic dan Berbasis Syariah. Produk ini juga telah di promosikan pada event 4th PCINU Belanda Biennial International Conference selasa-jum’at, 30 September – 3 Oktober 2025

Kopontren Al Amin Dumai Siap Menerima Pesanan 3 Macam Tas Tradisonal Berbahan Sawit

Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai merupakan salah satu UKMK Mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan ( BPDP ) didukung berbagai pihak SIAP MENERIMA ORDER 3 Produk Tas Tradisional tersebut dan juga SIAP MEMBERIKAN EDUKASI & PELATIHAN Terkait Produk Kerajinan dari Limbah Lidi Sawit

Tas Model TN S29 Harga Rp. 90.000 Mengubah Limbah Lidi Sawit Menjadi Produk Cantik dan Bernilai Ekonomi. Pemesanan Produk via WA 081378304962 atau Email : kopontrenalamindumai@gmail.com

Tas Model TN S27 Harga Rp. 75.000,- Produk Inovasi dan Kreatif Santri – Sinergi dan Kolaborasi Dalam Bentuk Kemitraan Membangun Potensi Kearifan Lokal – Bersama Santri Membangun Sawit Baik, Sawit Energi Berkelanjutan Berdampak Untuk Kehidupan dan Menjadi Kekuatan Ekonomi Menuju Negeri yang Mandiri. Pemesanan Produk via WA 081378304962 atau Email : kopontrenalamindumai@gmail.com

Tas Model TN S21 Harga Rp. 135.000,- Kebersamaan dan Niat Baik Mengangkat Produk Lokal Menuju Indonesia Maju. Santripreneur Sawit Kopontren Al Amin Dumai Tumbuh dan Maju Bersama Santri dan Masyarakat Menuju Indonesia Mandiri dan Kuat. Pemesanan Produk via WA 081378304962 atau Email : kopontrenalamindumai@gmail.com

PCINU Belanda, Kopontren Al Amin Dumai dan GAPKI Riau Promosikan Produk Inovasi Hilirisasi Sawit

Tahun lalu di 2024 pada tanggal 18-20 Mei 2025 Santripreneur Sawit Kopontren Al Amin Dumai hadir di Belanda dalam event Festival Islam Kepulauan di Den Haag Belanda atas dukungan BPDPKS. Kyai W Zainal Abidin dan Kyai Jamzuri mengisi Pameran dalam event tersebut dengan membawa beberapa produk santripreneur sawit.

Pada tahun 2025 ini dari beberapa yang kita pamerkan tahun lalu ada 3 Jenis produk berupa Tas Tradisional yang dikemas dalam Paperbag sebagai Produk Inovasi dan Kreatifitas serta Kemitraan Santripreneur Sawit Indonesia Kopontren Al Amin Dumai hadir kembali sempena Event 4th PCINU Belanda Biennial International Conference selasa-jum’at, 30 September – 3 Oktober 2025 di Universitas of Groningen ( RUG ) Amsterdam, Belanda.

Produk tersebut hadir lebih difokuskan untuk promosi dalam rangka mengangkat nilai-nilai kebaikan potensi lokal masyarakat Indonesia, terkhusus kearifan lokal dari sektor sawit sehingga bisa ikut mengkampanyekan kebaikan sawit untuk dunia di Belanda dan Eropa.

Produk tersebut hadir sebagai hasil hasil kerjasama PCINU Belanda dan Koperasi Produsen Pondok Pesantren ( Kopontren ) Al Amin Dumai didukung oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( GAPKI ) Cabang Riau.

Produk Kearifan Lokal Hilirisasi Limbah Lidi Sawit Santripreneur Sawit Indonesia Kopontren Al Amin Dumai Berbasis Ekonomi dan Keuangan Syari’ah, Ramah Lingkungan, Bernilai Ekonomi serta Keindahan Melalui Semangat Sinergi, Kolaborasi dan Kemitraan

Paperbag Sinergi dan Kolaborasi Santripreneur Sawit Indonesia Kopontren Al Amin Dumai didukung GAPKI Riau Bersama PCINU Belanda

Santri RA/TK, Ula/SD, Wustha/SMP dan Aliyah/SMA Ponpes Al Amin Dumai Mulai 1 Oktober 2025 Mendapat Program Makan Bergizi Gratis

Kota Dumai, Rabu, 01 Oktober 2025 – Program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil serta mendukung ekonomi lokal yaitu Program Makan Bergizi Gratis sejak hari rabu, 01 Oktober 2025 hadir di satuan pendidikan dilingkungan Pondok Pesaantren Al Amin Dumai mulai jenjang RA,TK, Ula/SD, Wustha/SMP dan Aliyah/SMA