Berita Pesantren Riau ( Pekanbaru ) – Kegiatan Pelatihan Ekonomi Kreatif Pondok Pesantren Angkatan I dan Angkatan II yang ditaja oleh Kanwil Kemenag Riau melalui Bidang PAPKIS diakhir Pelatihan, seluruh Kyai, Bu Nyai, Buya, Asatidz dan Pengelola Unit Usaha Pesantren dari perwakilan 66 Ponpes se-Riau penerima bantuan Program Kemandirian Pesantren Kementerian Agama mulai tahun 2021-2024 menyepakati Mewujudkan Pesantren Berdaya dan Membangun Ekosistem Dalam Memajukan Ekonomi dan Keuangan Syariah Berbasis Kearifan Lokal di Bumi Melayu Riau, pada rabu, 26 Nopember 2025 di Hotel Bono Pekanbaru.
Kyai W Zainal Abidin selain sebagai narasumber, juga sebagai Ketua Hebitren Riau, Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi FKPP Riau dan Wakil Ketua Umum Forum Ekonomi Pesantren Indonesia pada kesempatan tersebut menampung masukan dan mencatat point penting yang disepakati bahwa diperlukan tindaklanjut, minimal ada 3 hal yang perlu dilakukan, pertama untuk memetakan potensi kemampuan unit usaha ekonomi kreatif dimasing-masing pesantren yang siap dijadikan produk untuk didistribusikan antar pesantren atau peluang-peluang kerjasama yang bisa dikolaborasikan dalam berbagai sektor.
Contoh untuk investasi usaha pembibitan sawit di Pondok Pesantren Teknologi Riau Pekanbaru. Untuk pengembangan SDM bisa di beberapa Pondok Pesantren yang telah berhasil secara konsisten mengembangkan unit usahanya, seperti di Pusat Pelatihan Pengembangan Kemandirian Ekonomi ( PPKE ) Kopontren Al Amin Dumai sektor Pertanian Organik, budidaya jamur tiram dan olahannya, aneka keripik, kerupuk dan manisan.
Untuk inovasi santripreneur produk turunan sawit dikembangkan dalam bentuk ekosistem Santripreneur Sawit Kopontren Al Amin Collaboration bersama Ponpes Al Majidiyah Rokan Hilir dan Ponpes Azam Insan Darussalam ( Yazid ) Rokan Hulu untuk produk aneka sabun, kosmetik, coklat sawit dan rawon sawit.
Khusus untuk pertanian Green House dengan teknologi bisa juga dipelajari di Ponpes Darul Huda Ukui Pelalawan, Ponpes Al Amin Dumai berbasis pertanian organik, Ponpes Al Majidiyah Rokan Hilir, Ponpes Al Kautsar Pekanbaru, Ponpes Azam Insan Darussalam (Yazid) Rokan Hulu, Ponpes Ibnu Sina Siak, Ponpes Daarul Qur’an Darussalam Rokan Hulu, Ponpes Darul Arofah Rokan Hilir, Ponpes Asy Syakirin Rokan Hilir, Ponpes Al Muhsinin Rokan Hilir, dan Ponpes Bidayatul Hidayah Rokan Hilir.
Kedua, langkah yang perlu segera ditempuh dalam waktu dekat dan perlu disinergikan dengan berbagai pihak yaitu diperlukan adanya website memasarkan katalog khusus produk pesantren Riau sehingga menjadi langkah awal untuk mendata produk-produk pesantren Riau dan menjadi dasar adanya ekosistem dalam memenuhi produk yang dibutuhkan oleh semua pesantren di Provinsi Riau.
Ketiga, selain itu sangat perlu diadakan kegiatan pertemuan rutin dalam bentuk pertemuan forum diskusi ekosistem ekonomi pesantren untuk mengupdate potensi terkini dari masing-masing pesantren, terkhusus 66 Ponpes penerima inkubasi bisnis pesantren dari Kemenag RI sejak tahun 2021 se-Riau dengan target diskusi yang terukur dan berkelanjutan.
Kanwil Kemenag Riau melalui Kabid. PAPKIS H. Syahrudin diantaranya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan, pertama, untuk kembali menumbuhkan semangat Pondok Pesantren dalam fungsinya sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat melalui sektor ekonomi bisnis pesantren melalui masing-masing pesantren yang telah mendapatkan bantuan program kemandirian pesantren dari Kementerian Agama, dengan menghadirkan salah satu BUMTREN yang sudah promosi produknya sampai ke manca negara tahun 2024 lalu ke Belanda yaitu Kopontren Al Amin Kota Dumai Riau, dengan harapan agar pesantren yang ikut pelatihan bisa lebih memaksimalkan potensi ekonomi kreatif di pesantren masing-masing dengan memiliki visi dan falsafah pengembangan bisnis pesantren yang sama didasari semangat yang tinggi membangun jaringan ekonomi antar pesantren dan masyarakat sekitar. Kedua, Kanwil Kemenag Riau melalui Kabid.PAPKIS mencoba mensinergikan potensi yang ada di 66 Pesantren se-Riau ini dengan Pemerintah Provinsi Riau, dengan menghadirkan narasumber dari PLUT KUMKM Privinsi Riau dengan harapan dapat memfasilitasi kegiatan ekonomi kreatif di pesantren bisa lebih berkembang dan maju.