Profil BUMTREN Al Amin Dumai 2025 : Bergerak dan Sinergi Bersama Santri Memajukan Negeri Mengangkat Potensi Kearifan Lokal Berbasis Ekonomi dan Keuangan Syari’ah

Info Profil Bumtren Indonesia – Implementasi Undang-Undang Pesantren Nomor 18 Tahun 2019. Tahun 2021 Kementerian Agama (Kemenag) telah menyusun Peta Jalan Kemandirian Pesantren. Peta jalan tersebut disusun dengan tujuan mengembangkan pondok pesantren, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tapi juga sebagai percontohan pergerakan ekonomi. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur waktu itu menyampaikan bahwa untuk mendukung implementasi peta jalan ini, pada tahap awal telah ditunjuk sembilan pesantren yang tersebar di beberapa provinsi, sebagai pilot projectnya. Kesembilan pesantren tersebut adalah Pesantren As’adiyah Kalimantan Utara, Nahdlatul Ulum Maros Sulawesi Selatan, Dayah Darul Atiq NAD, Qomarul Huda NTB, Al Imdad Yogyakarta, At Tahdzib Jawa Timur, Tarbiyatul Banin Cirebon, Al Amin Riau, serta Raudatul Mubtadiin Jawa Tengah. Masing-masing Pondok Pesantren Program Inkubasi Kemandirian Pesantren ini untuk tahap selanjutnya harus memiliki usaha yang berbadan hukum, bisa berupa koperasi, CV atau PT milik Pondok Pesantren.

BUMTREN : Koperasi Produsen Pondok Pesantren ( Kopontren ) Al Amin Sektor Pertanian, Perkebunan dan Olahan

Prof Waryono Abdul Ghafur di Ruang Pertemuan bersama 25 Pondok Pesantren se-Riau pada hari Ahad, 27 April 2021
Rombongan Direktorat PD Pontren dan Kanwil Kemenag Provinsi Riau juga Kankemenag Dumai ikut panen hasil budidaya santriprenenur Al Amin Dumai, 27/04/2021
Aahad, 27/04/2021 Direktur PDPontren Prof Waryono beserta rombongan di Ruang Produksi Aneka Olahan Makanan Kopontren Al Amin
Prof Waryono dan rombongan di Green House PSBI DEKS Bank Indonesia 27/04/2021

Kunjungan Tim Subdit Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Pesantren Nopember 2025

Kunjungan Pak Tabaruddin Tim Subdit Dakwah dan Pemberdayaan Masyarakat Direktorat Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia, Jum’at, 14 Nopember 2025 Melihat langsung salah satu produk pertanian Poktan Ihyaul Ardhi Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai hasil kolaborasi dengan petani dan poktan sekitar pesantren Al Amin Dumai

1.      Identitas BUMTREN Al Amin Dumai

Pak Tabaruddin Tim Subdit DPM Direktorat Pesantren Bersama Tim Kemandirian Pesantren Al Amin Dumai di Bangunan Pengemasan Produk Pertanian, Jum’at, 14 Nopember 2025
Ruang Pengemasan Hasil Pertanian di BUMTREN Pondok Pesantren Al Amin Dumai Selasa, 9 Mei 2023
Pengantaran Produk Al Amin Fresh Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai di Farmers Market Citimall Dumai, 9 Mei 2023

Data Identitas Badan Usaha Milik Pesantren (BUMTREN) Pondok Pesantren Al Amin Dumai

  • Nama BUMTREN : Koperasi Produsen Pondok Pesantren ( Kopontren ) Al Amin
  • Badan Hukum No. : 204/BH/IV.10/DISKOP.UKM&PM/III/2010, Tgl 03 Maret 2010 Akte Notaris No : 36 tanggal 25-02-2010, H. Ismail, SH., dan Perubahan Anggaran Dasar / AHU-0001451.AH.01.38.Tahun 2023, tanggal 23 Juni 2023 Akte Notaris Nomor : 21 tanggal 22-06-2023, Iswandi, S.H., M.Kn., Nomor Induk Koperasi : 1473040160157, NPWP : 02.968.856.1-212.000
  • Nomor NIB : 27006230001492
  • Sertifikat Merek : Pemilik atas nama Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Al Amin Jl. Rambutan RT. 01 Bagan Keladi Kota Dumai. Pertama, Produk Makanan dengan Merek Al Amin Dumai, Uraian Barang/Jasa : Kelas 29, Nomor Pendaftaran : IDM001305514, masa berlaku 16 Agustus 2024 s.d 16 Agustus 2034. Kedua, Produk Sabun dan Kosmetik Berbahan Sawit dengan Merek Santripreneur Sawit, Uraian Barang/Jasa : Kelas 3, Nomor Pendaftaran : IDM001308531, masa berlaku 12 September 2024 s.d. 12September 2034 )
  • Sertifikat Halal : Pemilik atas nama Kopontren Al Amin ( 8 Produk Makanan Ringan ; Keripik Ubi Pedas, Keripik Pisang Rasa Original dan Rasa Pedas Manis, Kerupuk Jamur Tiram, Kerupuk Kulit Ubi, Burayak Jamur Tiram, Abon Jamur, Dodol Pisang, Salai Pisang dan Manisan : ID14210000022711120 ) Terbit 26 Nopember 2020.
  • Sertifikat Organik : Pemilik atas nama Kelompok Tani Ihyaul Ardhi Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Bagan Keladi Dumai Barat Kota Dumai Riau Indonesia, telah memenuhi standar SNI 6729:2016 dan Permentan No.64/2013 tentang Sistem Pertanian Organik dengan Produk Buah ( Anggur, Jambu Citra, Jambu Madu Deli Hijau ) dan Sayuran ( Bayam Brazil, Bayam Lokal, Kangkung ) diatas lahan 1 Hektar di 2 Lokasi dan pembelian dari mitra petani di kelurahan Bagan Keladi, Nomor Sertifikat : ICERT-1327/LSPr-095-IDN/1/25, tanggal 22 Januari 2025 s.d. 21 Januari 2028. Merek Al Amin Fresh.
  • Jenis Usaha Yang Dimiliki : Pertanian, Perkebunan, Aneka Keripik dan Kerupuk, Aneka Sabun dan Kosmetik, Aneka Makanan Berbasis Sawit, Supplier Sayur dan Buah, Aneka Produk Kerajinan Limbah Lidi sawit dan Pupuk Kompos serta Pengolahan Air dan  BMT Syari’ah.
  • Alamat BUMTREN : Jalan Rambutan ( Batang Merawan ) RT. 01 Kelurahan Bagan Keladi Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai Provinsi Riau
  • Nomor Kontak :  WA 081378304962, Email : kopontrenalamindumai@gmail.com
  • Catatan Penting : Pesantren Sektor Pertanian Penerima Inkubasi Bisnis Pesantren pada pertengahan Desember Tahun 2021 dan berkah Sinergi dan Kolaborasi pada bulan Januari 2022 awal Berhasil Mensupplai Ritel Modern Farmers Market.

2.       Profil Pesantren

Sejarah Berdirinya BUMTREN

Lokasi Ponpes Al Amin Dumai dari Jl. Prof. M. Yamin No. 45 RT. 01 Bagan Keladi Dumai Barat Kota Dumai Riau Indonesia

Sejak berdirinya Pondok Pesantren Al Amin Dumai dibawah kepemimpinan KH. W.Zainal Abidin dan Ibu Pengasuh Nyai Muqni’ah Assa’idah memiliki 2 fokus utama kegiatannya, pertama pada pembinaan karakter atau akhlak yang mulia melalui Kegiatan Dakwah Al Qur’an dan Kegiatan Pendidikan, kedua, fokus pembekalan life skill berbasis kearifan lokal.

MDTA yang dirintis H. Rasimin atau H. Syukur dan masyarakat Batang Merawan yang sudah ada sejak 2000 berhenti hampir setahun dan dihidupkan kembali diakhir tahun 2001 oleh Kyai W Zainal Abidin dan Bu Nyai Muqni’ah.

Untuk Pondok Pesantren dengan nama Pondok Pesantren Salafiyah Al Amin didirikan pada 25 Juni 2004 dengan Piagam Pendirian Nomor : 3/PPS.A/PIAGAM/2004 dan Ijin dari Departemen Agama keluar pada 17 Nopember 2005 dengan nomor piagam terdaftar : Kd.04.14/04/PP.007PONTREN/005/2005 dengan nama AL AMIN dan Nomor Statistik Pesantren : 51.2.14.73.02.005 sebagai penyelenggara Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun tentang Pondok Pesantren Salafiyah. Kemudian pada tahun 2021 Kemenag RI mengeluarkan Keputusan Dirjen Pendidikan Islam tentang Penetapan Pembaruan Piagam Statistik Pesantren Al Amin dengan nomor : 005027 untuk PONDOK PESANTREN AL AMIN dengan Nomor Statistik Pesantren ( NSP ) : 51.03.14.472.0007, ditetapkan di Jakarta 18 Nopember 2021. sedang untuk Sertifikat NPSN Jenjang Ula/SD dan Wustha/SMP Pondok Pesantren Al Amin Dumai telah diterbitkan dengan nomor : 69930075 dengan nomor surat 197 Tahun 2016 tanggal 30 September 2016.

Sejarah awal ditahun 2004 tersebut telah dimulai belajar kitab kuning dengan santri kalong sekitar Pondok. Setahun kemudian pada tahun pelajaran 2005-2006 sudah mulai menerima santri Jenjang Ula/SD hanya menerima yang pindahan dan sudah kelas akhir Ula/SD dan santri kalong. Jenjang Wustha/SMP untuk yang mondok juga yang santri kalongan. Jenjang RA/TK berdiri tahun 2006 dan Aliyah/SLTA mulai tahun 2008.

Untuk pembinaan life skill dilakukan melalui pemberdayaan ekonomi dengan kegiatan pertanian organik dan perkebunan beserta aneka makanan olahan pertanian dan penerapan keuangan syariah dengan program Qirodh. Jadi sejak awal berdirinya cikal bakal Badan Usaha Milik Pesantren (BUMTREN) ini sudah dirintis oleh Pimpinan dan Pengasuh Pesantren.

Dokumentasi Program Prioritas Pembekalan Life Skill Santri
Dokumentasi Produk Hasil Praktek Pembelajaran di Kelas yang bermanfaat langsung dalam sektor pertanian

Tahun 2010 semua kegiatan usaha dan pembiayaan keuangan diwadahi melalui Koperasi Pondok Pesantren Al Amin ( Kopontren ). Sumber Operasional kegiatan Pondok Pesantren Al Amin didukung melalui sumbangan tetap wali santri, bantuan Pemerintah, Usaha Pondok Pesantren dan melalui pengelolaan Zakat Infaq Sedekah dan Wakaf yang secara resmi dilaunching pada 23 Oktober 2018.

BUMTREN Masa Kini

Sejak tahun 2023 Kopontren Al Amin Dumai sudah melakukan Perubahan Anggaran Dasar menjadi Koperasi Produsen Pondok Pesantren ( Kopontren ) Al Amin Dumai. Sehingga sudah terdaftar di system OSS.

Pondok Pesantren Al Amin Dumai Untuk mengelola dan menjalankan kegiatan Pendidikan bagi 310 Santri baik yang mengikuti Pendidikan MDTA, RA, Ula, Wustha dan Aliyah maupun yang hanya ngaji saja dengan jumlah guru dan pegawai sebanyak 25 orang diperlukan pendanaan yang tidak sedikit. Oleh karena itu Ponpes Al Amin Dumai terus melakukan inovasi dan menjalin sinergi dengan berbagai pihak baik Pemerintah, Swasta, Perguruan Tinggi, antar Pesantren dan Lembaga filantropi.

Fokus BUMTREN Al Amin Dumai Tahun 2025

Pada tahun 2025, fokus BUMTREN Al Amin Dumai pada :

  1. Mengurus Branding BUMTREN Al Amin Dumai
  2. Mengurus Branding Produk Pertanian Organik yang sudah keluar sertifikat organiknya melalui dukungan Kementerian Pertanian.
  3. Mengurus perijinan BPOM dan Mengupayakan bantuan untuk mencetak Kemasaan Standar Ekspor sekaligus modal dalam meningkatkan kapasitas produksi untuk bahan baku 2 produk prioritas hasil pertanian untuk memenuhi pasar ekspor di Belanda dan Eropa yaitu keripik singkong pedas dan keripik tempe yang sudah terdaftar dengan merek Al Amin Dumai, Halal dan P-IRT.
  4. Mengurus perijinan PKRT tiga produk yaitu sabun cuci tangan, cuci piring dan cuci baju, modal kemasan produknya sekaligus modal dalam meningkatkan kapasitas produksi untuk bahan baku produk prioritas tersebut, karena dua produk tersebut menjadi produk prioritas.

BUMTREN Al Amin Dumai siap mendukung Upaya Holding Bisnis Pesantren sehingga terbentuknya ekosistem antar pesantren dalam wadah Hebitren, FEPI maupun FKPP Riau. Mekanisme untuk pendistribusian produk sabun cuci tangan dan sabun cuci piring serta sabun cuci baju dilakukan melalui Kerjasama dengan kantin atau koperasi atau mini market yang ada di Pesantren mitra. Di Riau sudah ada 13 Pondok Pesantren yang siap sinergi dalam pendistribusian produk tersebut. Penjualan tidak hanya untuk santri tapi juga wali santri dan Masyarakat sekitar pesantren. Hal seperti ini akan kita replikasi dengan beberapa wilayah di Provinsi lain dengan sinergi Bersama Hebitren wilayahnya. Lima prioritas tersebut diatas diharapkan bisa didukung oelh berbagai pihak terkhusus dari program Kementerian Agama RI melalui program bantuan pengembangan BUMTREN Tahun 2025 ini.

3.      Bidang Usaha beserta Jenisnya

Koperasi Al Amin Dumai Supplier Sayur dan Buah

Kunjungan Pak Tabaruddin Tim Subdit DPM Direktorat Pesantren Kemenag RI di Lokasi Budidaya Jamur Tiram Kolaborasi Kopontren Al Amin dengan LAZNAS Mandiri Amal Insani, Ponpes Al Amin Dumai, Jum’at, 14 Nopember 2025

Di sektor Pertanian kita mendapatkan support Green House dari Bank Indonesia dengan program INFRATANI melalui wadah Hebitren Indonesia pada tahun 2020 dan didukung oleh Program Inkubasi Bisnis Pesantren Kementerian Agama pada akhir Desember tahun 2021. Sehingga mendorong percepatan Kopontren Al Amin untuk menjadi Supplier salah satu supermarket yaitu Farmers Market Citimall Dumai sejak januari 2022 sampai februari 2024 karena Farmers Market Dumai tutup. Farmers Market Dumai terhubung dengan Al Amin Dumai berkah dari sinergi bersama bidang UKM dan Koperasi Kota Dumai pada akhir tahun 2021.

Lahan Budidaya Pertanian Bumtren Al Amin Dumai di Lokasi Green House Bantuan PSBI Deks Bank Indonesia Tahun 2020 dalam ekosistem Hebitren Indonesia

Selain sayur mayur kita juga rutin setiap hari sejak tahun 2014 sampai sekarang mensupplai jamur tiram segar ke agen-agen pasar tradisional dengan kapasitas 3000 sampai 5000 baglog dengan 1 rumah jamur. Setiap hari kebutuhan jamur tiram segar kota Dumai berkisar antara 25 Kg sampai 35 Kg dengan dibayar tunai setiap transaksi penjualan.

Di Lokasi 4 Lahan Poktan Ihyaul Ardi di dalam Pondok Pesantren Al Amin dengan total luas 1.707 M2 sudah dimaksimalkan untuk sayur dan buah, masih ada lahan petani, alumni dan kelompok tani mitra Kopontren Al Amin Dumai sekitar Pesantren seluas 2 Ha lebih bisa dimaksimalkan untuk memenuhi kebutuhan pangsa pasar, baik pasar tradisional, hotel, restoran maupun ritel modern.

Khusus komoditi butternut Pumkin Jacqueline merupakan salah satu komoditi permintaan pasar ritel dari Jakarta dan Batam setiap minggunya sebanyak 10 ton yang diambil melalui agen mitra Al Amin yang ada di Pekanbaru. Saat ini kita baru mampu mensupplai 500 Kg sebulanya. Dibulan Nopember 2025 Koperasi Al Amin Dumai mendapatkan permintaan supplai dari 2 Hotel , yaitu Hotel Patra dan Hotel Grand Zuri yang difasilitasi koordinasi melalui BSI Cabang Dumai.

Sejak 2019 Al Amin Dumai mendapatkan permintaan pasar dari Jepang melalui PT. Sari Raya di Jepang untuk mensupplai beberapa produk pertanian organik, hingga saat ini Al Amin Dumai belum mampu memenuhi permintaan tersebut karena masih memiliki banyak keterbatasan persiapan untuk ekspor ke Jepang. Alhmadulillah, Kementerian Pertanian sudah mendukung program sertifikat oraganik pada tahun 2024 untuk beberapa produk hasil pertanian di Pesantren Al Amin Dumai atas usulan Dinas Pertanian Provinsi Riau dan dukungan Dinas Pertanian Kota Dumai.

Dengan lahirnya Forum Ekonomi Pesantren Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Agama hal ini menjadi jalan percepatan untuk terhubungnya ekosistem antar Pesantren yang telah mendapatkan bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren Kemenag RI sejak 2021 hingga 2025. Dalam hal ini Kopontren Al Amin Dumai dalam berbagai kesempatan dilibatkan Kementerian Agama untuk bisa ikut mendorong pesantren-pesantren penerima Inkubasi dapat mengakses informasi-informasi dan strategi dalam mengembangkan dan mendukung program kemandirian pesantren.

Koperasi Al Amin Dumai Penggerak Ekosistem Santripreneur Sawit Indonesia

Sejak di launching Program Santripreneur Sawit oleh Wapres KH Ma’ruf Amin pada tanggal 1 Oktober 2020 bersama Pondok Pesantren dari 3 Provinsi, Riau, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan.

Promosi 30 Pcs Aneka Tas Tradisional Produk Kerajinan Lidi Sawit Santripreneur Sawit Al Amin Collaboration di Event 4th PCINU Belanda Biennial International Conference ( BIC ), 30 September-3 Oktober 2025 di University Of Groningen ( RUG ) Amsterdam Netherland, hasil kerjasama PCINU Belanda, Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai dan Gabungan Pengusaha Sawit Indonesia ( GAPKI ) Riau
Merek Produk Kerajinan Lidi Sawit Santripreneur Al Amin Dumai Collaboration

Dengan dukungan BPDPKS BLU Kementerian Keuangan dengan disupport dari berbagai Intansi Ponpes Al Amin Dumai melalui Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai sebagai Koperasi Primer Provinsi dengan anggota alumni dan Pondok Pesantren se-Riau yang tergabung dan bermitra dalam wadah Hebitren terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam membekali santri dan guru pesantren sebagai bentuk pengenalan produk hulu hilirnya sawit yang bermanfaat untuk kehidupan dan edukasi terkait kebaikan sawit. Dengan harapan hal tersebut menjadi stimulan untuk mendorong lahirnya unit usaha produk hilirisasi sawit dalam bentuk ekosistem antar pesantren baik di Provinsi Riau maupun di Porvinsi lainnya, seperti yang telah dilakukan melalui Kementerian Agama RI kepada Pesantren se-Indonesia calon penerima Inkubasi Bisnis Pesantren tahun 2025.  

EXPO Kemandirian Pesantren Tahun 2025 di UIN Suska Riau Rabu-Kamis, 29-30 Oktober 2025
Ada 2 Produk Olahan Makanan dengan edukasi Minyak Goreng Kelapa Sawit yang siap untuk di Expor ke Belanda yaitu Keripik Singkong Pedas dan Keripik Tempe dengan merek yang sudah terdaftar Al Amin Dumai

Santripreneur Sawit Koperasi Al Amin Dumai pada event SIEXPO Tahun 2025 Ponpes Al Amin Dumai mendapatkan AWARD SIEXPO 2025 sebagai Pesantren Terbaik se-Indonesia pada kamis, 7 Agustus 2025, atas dedikasinya mendorong para santri berinovasi menciptakan dan mengembangkan produk turunan sawit. Sebagaiman dimaklumi bahwa Pondok Pesantren Al Amin sejak awal memang memiliki komitmen besar dalam memajukan potensi kearifan lokal sumber daya alam untuk memperkuat ekonomi pesantren berbasis syariah. Selain itu, memiliki tujuan memperkuat ekonomi dengan jaringan pesantren.

Piagam Penghargaan SIEXPO AWARD Tahun 2025 ; Pondok Pesantren Al Amin Dumai sebagai Pesantren Terbaik se-Indonesia Perdana Penerima Penghargaan Kategori Inovasi Santripreneur Produk Turunan Sawit
KH. W Zainal Abidin Menerima Penghargaan SIEXPO AWARD Tahun 2025 sebagai Pesantren Terbaik Perdana se-Indonesia Kategori Inovasi Santripreneur Produk Turunan Sawit yang diserahkan oleh Deputi Usaha Menengah Kementerian UKM RI Bapak Bagus Rachman, kamis, 07 Agustus 2025 di CO-EX SKA Pekanbaru

4.      Brand identity

BUMTREN Koperasi Al Amin Dumai memiliki Brand Identity “ Dengan Semangat Sinergi dan Kolaborasi, Menjadikan Usaha Unggul, Sehat dan Mandiri serta Bermanfaat Besar Untuk Memajukan Negeri”. Maknanya adalah walaupun dengan segala keterbatasan jika dengan kebersamaan akan menjadikan pesantren yang terlibat memiliki kemampuan meningkat lebih baik dan lebih cepat mencapai tujuan mewujudkan kemandirian yang berkelanjutan secara Bersama-sama.

  • Identitas Nilai Pembeda Usaha (Unique Value Proposition)

Kekhususan BUMTREN serta keunggulan Pesantren Al Amin Dumai adalah BUMTREN yang berbasis dari Potensi Kearifan Lokal, dengan DISIPLIN, KERJA KERAS dan ETOS KERJA YANG TINGGI disertai TEKNOLOGI menuju Kemandirian Ekonomi Penuh Berkah Berbasis Syariah, Menjadi Bagian Dakwah dan Ibadah.

6.      Jaringan dan Kerjasama BUMTREN

Sejak 2011 Koperasi Al Amin Dumai pertama kali menjalin sinergi dalam bidang kemandirian ekonomi pesantren dengan Ponpes Al Ittifaq Bandung. Kemudian di Riau sejak 2014 Koperasi Al Amin Dumai mulai menjalin kerjasama peningkatan SDM bagi santri dan guru pesantren lain untuk mendapatkan pelatihan dan magang secara mandiri diberbagai bidang tidak hanya sektor pertanian dan olahan tapi juga dibidang IT.

Prof Waryono beserta rombongan di Pusat Pelatihan Pengembangan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren 27/04/2021

Tahun 2017 pada tanggal 13 Juni 2017 Ponpes Al Amin Dumai MoU Bersama KPwBI Riau di Kantor Bank Indonesia Riau terkait Pusat Pelatihan Pengembangan Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren yang waktu itu dihadiri oleh Bank Indonesia Pusat dan Wakil  Gubernur Riau.

Ponpes Al Amin Dumai melalui BUMTREN Koperasi Al Amin sejak 2014 hingga tahun 2025 ini telah menjalin kemitraan dalam program kemandirian ekonomi pesantren sampai 2025 sudah tercatat ada 85 Ponpes se- Riau baik disektor pertanian maupun Perkebunan sawit serta hilirisasinya dan tercatat ada 1.627 santri se Riau yang telah mendapatkan pembekalan budidaya pertanian, olahan dan transaksi pencatatan secara digital untuk UKM Pesantren juga terkait pengelolaan UPZ Pesantren.

Kopontren Al Amin Dumai sinergi Bersama 12 Ponpes se-Riau dalam wadah Hebitren Indonesia memberikan pembekalan, pelatihan dan pendampingan dalam program INFRATANI pada tahun 2020 dan tahun 2021. Dengan semangat ekosistem antar pesantren dan Masyarakat petani serta kelompok tani sekitar koperasi Al Amin serta didukung oleh Program Inkubasi Bisnis Pesantren Kementerian Agama pada akhir Desember tahun 2021,  sehingga hal tersebut mendorong percepatan Kopontren Al Amin untuk menjadi Supplier salah satu supermarket yaitu Farmers Market Citimall Dumai sejak januari 2022.

Kemitraan Al Amin dengan Farmers Market Melaui Bidang UKM Diskop Kota Dumai koordinasi pada akhir tahun 2021
Aktifitas Supplai Kopontren Al Amin Memenuhi Pasar Ritel Modern Farmers Market
Peluang Pasar Hasil Pertanian

Khusus produk hilirisasi sawit yang dikembangkan Al Amin Dumai ada 4 macam, pertama makanan berbahan sawit, kedua, kerajinan lidi sawit, ketiga, sabun dan kosmetik berbahan sawit serta keempat, limbah sawit untuk pupuk dan media tanam pertanian. Produk tersebut diproduksi melalui Kerjasama 3 pesantren se-Riau, Al Amin Dumai, Azam Insan Darussalam ( Yazid ) Rokan Hulu dan Al Al Majididyah Rokan Hilir.

Pada tanggal 18-19 Mei 2024 lalu Al Amin Dumai Kerjasama dengan PCINU Belanda didukung full BPDPKS dan di support oleh Pertamina RU II Dumai, BSI Dumai dan Danlanal Dumai hadir di Den Haag Belanda pada Festival Islam Kepulauan dengan mempromosikan produk-produk olahan pertanian maupun produk hilirisasi sawit, sehingga terjalin komunikasi dengan buyer yang ada di Belanda untuk  beberapa produk olahan.

Pada awal tahun 2025 Koperasi Al Amin Dumai mengadakan kegiatan pelatihan pesantren sawit percontohan tahun 2025, pada Jum’at, tanggal 10 Januari 2025. Pelatihan yang dibuka langsung Staf Ahli Pj Gubernur Riau Bidang Ekonomi dan Keuangan Tengku Zul Efendi. Kegiatan ini muncul atas inisiatif yang dilakukan oleh Kopontren Al Amin bersama Lembaga Mutu Institute dan Mutu Internasional beserta 10 Pondok Pesantren se-Riau. Kegiatan ini untuk mendorong agar 10 Pondok Pesantren Sawit Percontohan tersebut siap menjadi Pusat Edukasi bagi Masyarakat Pekebun Sawit Sekitar Pesantren. Kegiatan seperti ini akan direncanakan untuk dilaksanakan Kopontren Al Amin Dumai di berbagai provinsi lain Kerjasama dengan pihak-pihak terkait.

Pelatihan Perdana 10 Pesantren Mitra Kopontren Al Amin Dumai Sektor Perkebunan Sawit, 10/01/2025
5 Komitmen Bersama 10 Pesantren Sawit Percontohan se-Riau Tahun 2025, 10/01/2025

Kerjasama dengan LAZ Mandiri Amal Insani Untuk Capassity Building Budidaya Jamur Tiram

Dukungan LAZNAS Mandiri Amal Insani pada pada tanggal 26 Mei 2025 Sebesar Rp. 30.000.000 untuk Budidaya Jamur Tiram dan Sayuran Green House. Hal ini dilakukan sebagai bnetuk kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi dan membantu operasional pendidikan pesantren. Manfaat dukungan tersebut diantaranya :

  • Peningkatan Kapasitas Budidaya Jamur Tiram dari 1.500 Baglog menjadi 5.000 Baglog
  • Membantu Operasional Pendidikan dan tempat edukasi ekonomi dan keuangan syari’ah
Budidaya Jamur Tiram Hasil Sinergi Bersama MAI Foundation melalui Perjanjian Kerjasama LAZNAS Mandiri Amal Insani dan Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Riau Tentang Program Ekonomi Pesantren Budidaya Jamur Tiram dan Sayuran dalam Green House Nomor : MAI.DPNY/00055/2025 dan Nomor : A.005/KOP.PP.AMIN/MoU/IV/2025 di Jakarta pada selasa, 20 Mei 2025

BUMTREN Al Amin Mendorong Program Kemandirian Ekonomi Bagi Pesantren Mitra di Tahun 2025

A. Pondok Pesantren HIMADA Kabupaten Siak, Ahad-Rabu, 02-05 Februari 2025

B. Pondok Pesantren Tarbiyatus Shibyan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir, Rabu-Jum’at, 12-14 Februari 2025

Diterbitkan oleh Media Santri Nusantara

Media Informasi Pendidikan, Dakwah, Pemberdayaan Ekonomi

Tinggalkan komentar