Pertanian Poktan Ihyaul Ardhi Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai : Berkah Sinergi dan Kolaborasi Mengangkat Potensi Kearifan Lokal Untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi

Berita Santripreneur Tani – Pondok Pesantren Al Amin Dumai sejak berdiri tahun 2004 selain di Pendidikan dan Dakwah juga sudah fokus di Pemberdayaan Ekonomi, baik pertanian sayur dan buah, perkebunan sawit maupun olahan hasil pertanian dan perkebunan, pengolahan pupuk kandang dengan integrated farming system menuju kemandirian pupuk serta telah melaksanakan pengembangan model keuangan syari’ah dengan nama produk Qirodh.

Kondisi Lahan Akhir Oktober 2025 dan Rencana Budidaya 4 Lokasi Lahan Pertanian Sayur dan Buah di Lingkungan Pesantren Al Amin Dumai

Berikut kondisi 4 Lahan yang sedang proses pengolahan lahan pada Jum’at, 31 Oktober 2025 dengan total semua lahan untuk budidaya pertanian sayur dan buah Poktan Ihyaul Ardhi Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Dumai seluas 1.707 M2.

Pengelolaan Lahan tersebut melibatkan Petani Pesantren yang terdiri dari guru, alumni dan santri senior bermitra dengan petani dan Poktan sekitar Pesantren Al Amin.

A. Gambar Lokasi Lahan A ( Gambar dibawah ) Dengan rincian berikut : Panjang 63 M dan Lebar 15 M direncanakan melanjutkkan program tanam sebelumnya untuk budidaya butternut pumkin jacqueline dengan populasi 300 tanaman dengan masa penyemaian 1 minggu dan dari pindah tanam hingga panen butuh 3 bulan.

Dibutuhkan Modal : Benih 350 biji Rp. 1.050.000, Pupuk Perawatan Rp. 2.000.000, Pestisida Rp. 500.000, kebutuhan para-para ; kawat Rp. 500.000, total modal kerja periode tanam kedua Rp. 4.000.000, ditambah modal sebelumnya Rp. 8.000.000 total Rp. 12.050.000.

Estimasi Hasil : Dari 300 tanaman dengan hasil 3 Kg/tanaman total 900.000 Kg, harga Rp. 10.000/Kg total Rp. 9.000.000

Perencanaan Kedepan : setelah butternut pumkin jacqueline lahan pertanian A ini akan digunakan untuk budidaya pepaya california dengan populasi 100 tanaman karena lahan A ini tidak terdampak banjir. Setelah 7 bulan akan panen terus menerus hingga 2 tahun atau 3 tahun jika tidak terkena penyakit.

Dibawah ini kondisi lokasi dan foto lahan A :

B. Gambar Lokasi Lahan B ( Gambar dibawah ) Dengan rincian berikut : Panjang 19 M dan Lebar 6 M + 11 M. Ada 6 guludan pendek masing masing panjang 5 meter dan ada 6 guludan panjang masing-masing panjang 9 meter. Direncanakan penanaman 2 guludan pendek dan panjang untuk butternut pumkin jacqueline dengan masa penyemaian 1 minggu dan dari pindah tanam hingga 3 bulan. Selain komoditi diatas yang akan ditanam cabe dan terong dengan masa penyemaian 1 bulan dan dari pindah tanam hingga panen 3 bulan.

Dibutuhkan Modal : Pupuk kandang 20 karung @ Rp. 25.000, Dolomit 4 karung @ Rp. 60.000, plastik mulsa 1 roll 200 meter @ Rp. 400.000,- benih butternut pumkin jacqueline 30 biji @ Rp. 3000, benih cabe 1 bungkus Rp. 150.000, benih terong 1 bungkus Rp. 100.000, instalasi pengairan 1 paket Rp. 1.000.000, pupuk organik perawatan 1 paket Rp. 1.000.000, pestisida nabati Rp. 500.000, total Rp. 3.980.000,-

Populasi Tanaman : terong 150 tanaman, cabe 150 tanaman dan butternut pumkin jacqueline 20 tanaman.

Estimasi Hasil : cabe 150 tanaman hasil 1 Kg/tanaman total 150 Kg harga @ Rp. 35.000 total Rp. 5.250.000,-. terong 150 tanaman hasil 3 Kg/tanaman total 450 Kg harga @ Rp. 7.000 total Rp. 3.150.000,- butternut pumkin jacqueline 20 tanaman hasil 3 Kg/tanaman total 60 Kg, harga Rp. 10.000, total Rp. 600.000.- Total seluruhnya Rp. 9.000.000. Dikurangi modal Rp. 3.980.000 keuntungan bersih Rp. 5.020.000,-

Dibawah ini kondisi lokasi dan foto lahan B :

C. Gambar Lokasi Lahan C ( Gambar dibawah ) Dengan rincian berikut : Luas 500 M2 untuk budidaya sayur dan buah. Asal aset bangunan program Infratani Green House Bantuan DEKS Bank Indonesia tahun 2020 dengan total luas 500 M2. Yang 200 M2 digunakan khusus untuk budidaya buah anggur dan 300 M2 untuk sayur dan buah yang lain dengan jumlah 12 bedengan, 10 yang panjang dan 2 yang pendek. Setiap bedengan besar yang 10 bedengan dengan ukuran panjang 21 M dan lebar 25 CM dan bedengan yang pendek dengan ukuran 18 M dan lebar 25 CM.

Direncanakan Budidaya : Bayam brazil 5 bedengan, 7 bedengan untuk budidaya cabe dan terong. Populasi 280 tanaman cabe dan terong, masing-masing 140 tanaman dengan masa sampai panen : penyemaian 1 bulan, dari pindah tanam 3 bulan hingga panen.

Dibutuhkan Modal : Tanah hitam 1 truk Rp. 600.000, pupuk kandang 20 Karung @ Rp. 25.000,- benih cabe 1 bungkus Rp. 150.000, benih terong 1 bungkus Rp. 100.000, pupuk perawatan organik cair 1 paket Rp. 1.000.000, pestisida nabati 1 paket Rp. 500.000, total Rp. 2.850.000,

Estimasi Hasil Budidaya : Panen Cabe total 140 Kg harga Rp.35.000/Kg total Rp. 4.900.000, Panen terong total 420 Kg harga Rp. 7.000/Kg total Rp. 2.940.000. Total keseluruhan Rp. 7.840.000. Dikurangi modal Rp. 2.850.000, keuntungan Rp. 4.990.000,-

Dibawah ini kondisi lokasi dan foto lahan C :

D. Gambar Lokasi Lahan D ( 3 Gambar dibawah ) Dengan rincian berikut : Panjang 33 M dan Lebar 9 M. Asal aset bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren Kementerian Agama RI Tahun 2021.

Rencana Budidaya : Melon Inthanon dengan populasi 500 tanaman. Dibutuhkan : tanah hitam media 2 truk @ Rp. 600.000, pupuk kandang 50 karung @ Rp. 25.000, sekam padi 50 karung @ Rp. 22.000,- dolomit 4 karung @ Rp. 60.000, polybag 25 Kg @ Rp. 30.000,- bibit melon inthanon 1 pack / 600 butir Rp. 1.800.000, menambah Instalasi penyiraman perpipaan 1 paket Rp. 1.000.000, pupuk perawatan 1 paket Rp. 2.500.000, pestisida 1 paket Rp. 1.000.000, total Rp. 10.840.000,- Pertanaman biaya Rp. 21.680.-

Estimasi target penjualan : 1 tanaman target 1 buah dengan bobot 1,5 Kg. Harga per Kg Rp. 30.000,- total harga = Rp. 45.000/perbuah. Jika dikurang modal sebesar Rp. 21.680 keuntungan bersih = Rp. 23.320. dikali 500 tanaman, maka total Rp. 11.660.000,-

Rencana posisi Polybag Tanaman : Lebar ada 8 baris Polybag dan panjang 63 baris polybag total polybag 505 Polybag.

Dibawah ini kondisi lokasi dan foto lahan D :

Rekap Kebutuhan Modal, Estimasi Hasil dan Keuntungan 4 Lahan Selain Biaya Tenaga Kerja

  • Lahan A Rp. 4.050.000 Estimasi Hasil Rp. 9.000.000, Keuntungan Rp. 5.000.000,-
  • Lahan B Rp. 3.980.000 Estimasi Hasil Rp. 9.000.000, Keuntungan Rp. 5.020.000,-
  • Lahan C Rp. 2.850.000 Estimasi Hasil Rp. 7.840.000, Keuntungan Rp. 4.990.000,-
  • Lahan D Rp. 10.840.000 Estimasi Hasil Rp. 22.500.000, Keuntungan Rp.11.660.000,-
  • Total Rp. 21.720.000 Estimasi Hasil Rp.48.340.000, Keuntungan Rp.26.620.000,- dengan catatan untuk pengelolaan Budidaya di Lahan A masih memiliki tanggungan modal yang perlu di cicil sebesar Rp. 8.000.000, pada setiap panen dilahan tersebut.
  • Keterangan Penting : Khusus lahan C dan Lahan D memerlukan perbaikan di sarana prasarana pendukung, diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp. 92.750.500,

Peluang Sinergi dan Kolaborasi Mendukung Program Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Al Amin Dumai serta Edu Agro Wisata

Pondok Pesantren Al Amin Dumai membuka peluang bagi pemerintah maupun swasta untuk bisa sinergi dan kolaborasi baik berupa mekanisme pola Hibah, pola pemberbedayaan Zakat Infaq Sedekah dan Wakaf Produktif, atau pembiayaan dengan model dana bergulir agar Progam Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi, program Edu Agro Wisata bisa terwujud dan berjalan maksimal serta berkelanjutan.

Diterbitkan oleh Media Santri Nusantara

Media Informasi Pendidikan, Dakwah, Pemberdayaan Ekonomi

Tinggalkan komentar