Pekanbaru, Santripreneur Indonesia – Selama kegiatan EXPO Kemandirian Pesantren Sempena Hari Santri 2025 di UIN Suska Riau pada Rabu-Kamis, 29-30 Oktober 2025 yang berlangsung di Pusat Kegiatan Mahasiswa ( PKM ), Koperasi Produsen Pondok Pesantren Al Amin Kota Dumai di UIN Suska Riau memaksimalkan transaksi dengan QRIS. Koperasi Al Amin Dumai sangat mendukung upaya peningkatan transaksi non tunai. Hal ini sebagai langkah strategis menuju sistem pembayaran yang lebih efisien.

QRIS adalah singkatan dari Quick Response Code Indonesian Standard, yaitu standar pembayaran kode QR untuk memfasilitasi pembayaran nontunai sekaligus mendukung perkembangan ekonomi digital di Indonesia.
Sebelumnya, standardisasi kode QR ini telah melalui uji coba tahap pertama pada September hingga November 2018 dan dilanjutkan dengan uji coba tahap kedua pada April hingga Mei 2019. Dalam peluncurannya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa QRIS mengusung semangat UNGGUL yang berarti:
- Universal
Penggunaan QRIS bersifat inklusif untuk seluruh lapisan masyarakat dan dapat digunakan untuk transaksi pembayaran di domestik dan luar negeri. - Gampang
Masyarakat dapat bertransaksi dengan mudah dan aman dalam satu genggaman ponsel. - Untung
Penggunaan QRIS menguntungkan pembeli dan penjual karena transaksi berlangsung secara efisien dengan hanya menggunakan satu kode QR untuk semua aplikasi pembayaran pada ponsel. - Langsung
Pembayaran dengan QRIS langsung diproses seketika sehingga pengguna dan merchant dapat langsung mendapat notifikasi transaksi.

Nyai Muqni’ah Assa’idah Pengelola Unit Usaha Kopontren Al Amin Dumai mengatakan bahwa ada 10 Manfaat QRIS bagi Pemilik Usaha. Seorang pengusaha lagi menggunakan qris untuk menerima pembayaran. Para pemilik usaha dapat memperoleh berbagai manfaat QRIS berikut kemudahan untuk menerima pembayaran nontunai.
- Memudahkan pembayaran karena satu kode QR bisa menerima seluruh transaksi pembayaran dari berbagai aplikasi berbeda.
- Ikut mengimplementasikan metode pembayaran menggunakan QR universal yang nge-trend dan berguna untuk merchant.
- Meminimalisir risiko transaksi uang tunai, seperti terpapar virus atau bakteri selama masa pandemi.
- QRIS memungkinkan pengelolaan uang lebih mudah karena tidak perlu tunai kembalian.
- Pemasukan yang diperoleh dari penjualan langsung tersimpan di bank dan mudah dimonitori.
- Meminimalisir risiko uang tunai hilang atau dicuri dan risiko rugi karena pembayaran uang palsu.
- Penjualan meningkat karena pelanggan yang tidak membawa uang tunai tetap bisa bertransaksi.
- Performa rekening merchant yang baik bisa dibangun lewat transaksi rutin yang masuk ke rekening penampungan merchant di bank.
- Profil kredit merchant yang baik membuka peluang untuk memperoleh modal kerja lebih besar.
- Transaksi tercatat otomatis dan mendukung program nontunai yang diberlakukan pemerintah.
